7 Jan 2017

Pengertian Return Dalam Jual Beli Online

Saat sedang belanja online kita sering kali menemukan kata kata baru yang belum kita ketahui maksudnya,seperti istilah yang seringkali ditulis para penjual online di deskripsi barangnya yaitu return, atau yang dalam bahasa Indonesia biasa diucapkan dengan kata Retur, barang A di retur dengan barang B, atau barang A tidak bisa diretur, saat akan membeli barang si penjual menyertakan  ketentuan belanja di lapaknya dengan tulisan No Return.

Kira kira apa yang maksud dari istilah tersebut, oke kali ini kita akan bersama sama membahas salah satu kosakata dalam kamus jual beli online yaitu Return khususnya untuk jual beli online. Tentang pengertian Return, penyebab barang yang  di Return, Barang barang yang bisa direturn, Bagaimana proses Return dll, yuk kita bahas!

Apa sih Return itu?


Pengertian Return - Kata kata Return berasal dari bahasa inggris yang berarti Kembali atau dikembalikan, dalam istilah bahasa Indonesia return diadopsi menjadi retur. Dalam jual beli online retur / return adalah pengembalian Barang dagangan dari pihak pembeli kepada pihak penjual karena suatu alasan dan atau sebab tertentu.

Mudahnya Return dapat dipahami pada contoh kasus berikut,ketika  si A membeli sebuah barang namun barangnya tidak sesuai dengan pesanan awal sehingga si A mengembalikan lagi barang kepada penjual, nah pengembalian barang tersebut yang disebut dengan return atau retur. Retur dapat berlaku dari penjual ke pembeli secara eceran, atau grosir kepada penjual retail dan lain lain

pengertian-return-retur-adalah

Kenapa Barang bisa di Return?

Ada beberapa hal yang menyebabkan sebuah barang dikembalikan atau di retur antara lain :

1) Barang yang diterima rusak atau cacat ketika membeli sebuah barang dari toko online tentu kita tidak dapat memilah atau memilih barang sehingga kita tidak bisa mengecek kondisi dari barang tersebut nah pada saat pengiriman datang dan kita mendapati barang yang kita pesan rusak atau cacat sudah seharusnya barang ini dikembalikan kepada penjual.

2) Barang bisa diretur ketika barang yang kita beli diawal ternyata saat diterima barang tersebut tidak sesuai dengan pesanan kita misalkan saja tipenya berbeda ataupun warnanya tidak sama dengan pesanan kita nah barang ini juga bisa kita Return.

3)Barang yang sudah terlalu lama dan tidak laku ini berlaku bagi distributor, grosir dan toko toko besar, biasanya mereka membebrlakukan aturan retur bagi penjualnya untuk meretur atau mengembalikan barang yang sudah tidak laku untuk diganti dengan model terbaru sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dua belah pihak

cara-retur-barang-rusak

Cara dan Proses Melakukan Return

Dari sebab sebab retur diatas kamu bisa segera mungkin melakukan proses pengembalian retur kepada penjual, sebab biasanya penjual memberlakukan batas waktu pengembalian barang atau retur jika terlewat dari batas tersebut barang yang kita beli sudah tidak bisa diretur lagi, saat mengetahui barangmu tidak sesuai yang harus segera kamu lakukan adalah.
  1. Mengecek kembali kerusakan untuk memastikan bahwa barang yang kamu terima benar benar harus diganti, berlaku pula bagi barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi
  2. Foto kerusakan/kecacatan barang tersebut
  3. Menghubungi penjual terkait kondisi barang tersebut lengkap dengan mengirim fotonya
  4. Membungkus barang tanpa meninggalkan kelengkapan apapun
  5. Lalu kirimkan kepada penjual
  6. Penjual akan mengganti barang yang rusak
cara-melakukan-retur-barang

Apakah semua barang bisa diretur?


Sebenarnya pada jual beli online tidak ada barang khusus yang bisa diretur atau tidak, semua barang yang dibeli secara online sama juga dengan saat kita membeli secara offline, semua bisa diretur.

Yang harus kita pahami sebelum membeli barang secara online adalah memastikan membaca seluruh ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pembeli termasuk soal Return ini, namun rata rata penjual online recommended selalu memberikan pelayanan untuk Return barang yang tidak sesuai atau cacat.

Meskipun beberapa penjual terkadang tidak memberikan pelayanan untuk return ini dengan menuliskan no reject, no return namun biasanya mereka sudah melakukan quality control yang baik untuk barang yang mereka jual, atau juga no return berlaku untuk barang dengan nominal kecil

Persyaratan Return?


Nah ini adalah syarat syarat yang diberlakukan oleh penjual ketika pembeli ingin melakukan return, sehingga sebagai pembeli kita harus mengecek secara keseluruhan barang barang sesuai dengan aslinya sebelum dikirim kembali kepada penjual, karena biasanya dengan adanya barang yang rusak atau cacat si pembeli juga akan meretur kepada distributor/grosir tempat dia mengambil barang, ini yang harus kamu perhatikan saat akan melakukan return
  1. Barang yang diretur dalam keadaan sama seperti saat barang diterima.
  2. Semua kelengkapan barang seperti merek, hangtag dan label harga masih pada posisinya
  3. Biaya kirim retur barang dibayar oleh Pelanggan sedangkan untuk pengiriman kembali biasanya ditanggung oleh penjual, namun ada juga penjual yang mensyaratkan seluruh ongkir ditanggung oleh pembeli

Barang yang bisa di Return namun tidak diganti, kenapa?


Kalau ini saat kamu menerima barang yang tidak sesuai namun pihak penjual tidak bisa mengganti barang tersebut, ketika barang yang akan kamu retur sudah mengalami beberapa hal dibawah ini, misalkan pakaian
  1. Telah dicuci, diseterika dan/atau dipakai
  2. Terdapat noda make up seperti bedak, lipstick dll, noda makanan, aroma parfum
  3. Ditemukan rusak antara lain koyak, sobek, lepas jahitan, lepas kancing, serat kain regang, karet regang akibat barang telah dicoba, biasa terjadi pada barang dengan ukuran lebih kecil daripada ukuran yang sesuai untuk Pelanggan
  4. Ditemukan keadaan rusak disengaja seperti digunting, dicutter, dirusak payet/bordir dll
So kamu harus benar benar memperhatikan persyaratan barang yang akan diretur ketika tau barangmu tidak sesuai

Penggantian Barang Return


Untuk penggantian barang Retur biasanya akan diganti dengan unit yang sama sesuai dengan nominal harganya, namun retur biasanya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh penjual, bisa diganti dengan unit yang sama atau barang lain tergantung bagaimana saat berkomunikasi dengan penjual.

Bisa saja diganti dengan unit lain yang harganya lebih mahal dari unit yang diganti dan tidak boleh diganti dengan unit yang lebih murah, atau jika stock barang sedang kosong penjual biasanya kan mengembalikan uang kepada pembeli


Last Update:

SHARE THIS

Author:

Hanya seorang ibu rumah tangga yang belajar bisnis online melalui blog dari rumah ditemani oleh si kembar tiga.

0 comments: