31 Mar 2017

Cara Mengurus SIM yang Hilang


CARA MENGURUS SIM YANG HILANG ATAU MATI
SIM atau kepanjangan dari Surat Ijin Mengemudi adalah surat yang diterbitkan oleh pihak kepolisian. SIM merupakan syarat untuk mengemudikan kendaraan bermotor. SIM berfungsi sebagai tanda bukti legitmasi kompetensi, alat kontrol, dan data forensik kepolisian terhadap seseorang yang telah lulus uji pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
Secara hukum SIM wajib dimiliki dan SIM sangat dibutuhkan dalam berkendara, maka sanksi yang diberikan juga tak main-main, sanksi yang diberikan dapat berupa denda maupun berupa tindakan tegas lainnya seperti penyitaan kendaraan bermotor dll yang dapat dilakukan oleh pihak yang berwenang untuk efek jera. Untuk itu SIM sangat dibutuhkan jika Anda berkendara dan selalu disimpan di dalam dompet. Namun, banyak kasus seperti pencopetan atau perampokan yang menyebabkan uang maupun surat-surat berharga Anda raib, Salah satunya SIM.
Jika SIM hilang, rusak atau mati Anda dapat memperpanjang atau mengganti SIM Anda. Sejatinya memperpanjang SIM haruslah dilakukan sebelum masa berlakunya habis. Akan tetapi jika terdapat kemungkinan lain seperti rusak ataupun hilang maka Anda dapat mendapatkan pengganti yang baru.
Sanksi jika kedapatan tidak menunjukkan dan tidak memiliki SIM
Telah dibuat undang-undang secara hukum dengan Pasal 288 ayat (2) UU LLAJ tentang pengendara kendaraan bermotor yang tidak dapat menunjukkan SIM yang berisikan kurang lebih " setiap pengendara kendaraan bermotor wajib memiliki SIM yang sah dan apabila pengendara kendaraan bermotor tidak memilikinya maka akan dikenakan sanksi pidana paling lama satu bulan dan/atau denda paling banyak Rp. 250.000"
Sedangkan pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM sanksinya lebih berat yang telah diatur dalam Pasal 281 UU LLAJ yang kurang lebih berisi "Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib memiliki SIM yang sah sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dengan hukuman pidana paling lama 4 bulan dan denda Rp. 1.000.000"
Hal-Hal yang membuat SIM tidak berlaku
Habis masa berlakunya
Dalam keadaan rusak dan huruf yang tidak terbaca lagi
Diperoleh dengan cara tidak sah
Data yang tertera dalam SIM diubah
SIM dicabut berdasarkan putusan pengadilan
SIM yang telah habis masa berlakunya sering disebut dengan SIM mati.
Jika SIM Mati atau Hilang
Anda tentu risau dan tidak ingin berpergian dengan surat-surat untuk berkendara bukan? jika yang terjadi adalah SIM mati atau hilang lebih baik Anda lakukan ini:
Segera laporkan kepada polsek (polisi sektor) di wilayah Anda
Minta surat kehilangan dan menerangkan kejadian dan berbagai barang yang hilang lainnya
Datangi satuan pelaksana penertiban SIM terdekat. Sertakan membawa KTP asli dan fotokopiannya atau jika ada fotokopi SIM
Membuat surat keterangan sehat yang ada di satuan pelaksana penertiban
Mengurus Asuransi Kecelakaan Diri (AKDP) di bagian loket asuransi yang terdapat di satuan pelaksana penertiban
Lakukan pendaftaran dengan menyerahkan semua persyaratan meliputi surat keterangan kehilangan, surat kesehatan, AKDP, Kartu asuransi, formulir dan kemudian mintalah tanda bukti pengambilan SIM
Bayar biaya formulir via bank
Perekaman data diri yang meliputi pengambilan foto, sidik jari, tanda tangan, dan ulangi verifikasi data diri Anda
Jangan lupa untuk mengambil SIM Anda beserta bukti pengambilan SIM
Lakukanlah sesuai prosedur dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan agar tidak memakan waktu yang lama dan prosesnya cepat. Proses yang cepat hanya memakan waktu hitungan menit.
Syarat Administrasi Pengajuan SIM yang Habis Masa Berlakunya
Untuk pengajuan memperpanjang SIM yang telah habis masa berlakunya atau mati memiliki persyaratan sebagi berikut:
Mengisi formulir pengajuan memperpanjang SIM
Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku bagi WNI atau dokumen keimigrasian bagi WNA
SIM lama
Surat Keterangan lulus uji keterampilan simulator
Surat keterangan kesehatan mata
Syarat Administrasi Pengajuan SIM yang Hilang
Mengisi formulir pengajuan penggantian SIM karena hilang
Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
Surat keterangan kehilangan SIM dari kepolisian
Biaya Pengurusan perpanjangan dan penggantian SIM
Dalam mengurus dan memperpanjang SIM terdapat biaya yang harus dibayarkan. Adapun rinciannya sebagi berikut
SIM A
    Biaya Penggantian : Rp. 80.000
    Biaya Asuransi Jiwa : Rp. 30.000
    Biaya Cek Kesehatan : Rp. 20.000
SIM C
    Biaya Penggantian : Rp. 70.000
    Biaya Asuransi Jiwa : Rp. 30.000
    Biaya Tes Kesehatan : Rp. 20.000
Biaya tersebut adalah biaya yang Anda bayarkan saat melakukan pengurusan SIM ke Satuan Pelaksana Penertiban. Apabila Anda mengurus SIM A dan SIM C bersamaan maka Anda tak perlu membayar biaya asuransi jiwa dan biaya cek kesehatan dua kali, cukup sekali saja.
Jadi, jika SIM Anda hilang Anda tetap bisa memiliki pengganti untuk SIM Anda yang hilang. Sedangkan bagi Anda yang memiliki SIM yang hampir habis masa berlakunya, lebih baik Anda segera memperpanjang SIM Anda sebelum lewat masa berlaku dan tentu dokumen yang nanti Anda siapkan justru lebih banyak. Jangan sampai Anda menunda memperpanjang ataupun mengurus SIM Anda. Lakukan sesuai prosedur yang benar dan lengkapi persyaratan lalu daftarkan.
Anda tidak perlu risau ataupun bingung dengan tata cara pengurusan SIM, Anda dapat meminta bantuan ataupun informasi yang Anda butuhkan dengan bertanya kepada petugas kepolisian di Polsek (polisi sektor), petugas akan dengan sigap membantu Anda.


SHARE THIS

Author:

Hanya seorang ibu rumah tangga yang belajar bisnis online melalui blog dari rumah ditemani oleh si kembar tiga.

0 comments: