31 Mar 2017

KTP Hilang Cara dan Syarat mengurusnya


E-KTP HILANG : CARA DAN SYARAT MENGURUSNYA
E-KTP atau KTP elektronik merupakan kartu identitas resmi penduduk Indonesia. Program yang dibuat pemerintah untuk menghindari kasus kepemilikan KTP ganda. Kepemilkan KTP diharapkan membantu akurasi perhitungan penduduk untuk mendukung program pembangunan. Sebagai kartu identitas warga negara Indonesia, terdapat NIK (Nomor Induk Kependudukan yang memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi data diri penduduk.
Memiliki E-KTP wajib bagi warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun keatas, dan sudah atau belum menikah. E-KTP wajib dimiliki dan menjadi syarat utama dalam penerbitan berbagai dokumen seperti paspor, SIM, NPWP dll.
Banyak hal yang dapat terjadi di kehidupan sehari-hari seperti pencurian, perampokan ataupun pencopetan yang membuat kartu identitas atau KTP Anda raib bersama barang berharga Anda. Ataupun KTP Anda yang rusak seperti tulisan tidak terbaca, gambar buram ataupun robek dan patah. KTP Anda dapat diganti karena kedua hal tersebut.
 Apabila KTP Anda hilang atau rusak, Anda dapat mengurusnya kembali dengan memenuhi beberapa persyaratan seperti berikut :
Dokumen yang dibutuhkan
Adapun pengurusan E-KTP yang hilang atau rusak Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008 tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.
Surat keterangan kehilangan dari kepolisian
Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
Pas foto ukuran 2x3 atau 3x4 sebagai syarat administrasi di kantor kelurahan. Sebenarnya sifatnya tidak wajib, hanya untuk mengantisipasi sebab beberapa kelurahan atau keccamatan memiliki ketentuan masing-masing, akan lebih baik jika Anda mengantisipasi hal tersebut daripada Anda harus bolak-balik untuk mengurus surat pengantar dari kantor kecamatan atau kantor kelurahan.
Pas foto ukuran 4x6 dengan background merah jika tahun kelahiran Anda ganjil dan background biru bagi Anda yang tahun kelahiran genap sebagai syarat administrasi di kantor kecamatan
Foto kopi KTP lama (jika ada) 
Surat pengantar RT/RW, surat pengantar yang telah ditandatangani oleh RT dan RW
Cara Mengurus E-KTP
Prosedur pengurusan E-KTP yang hilang diatur dalam pasal 17 ayat (1) sampai dengan (4),yang secara kronologis dan singkatnya adalah sebagai berikut:
Segera laporkan kehilangan E-KTP: Sesegera mungkin apabila Anda kehilangan E-KTP laporkan kehilangan ke polsek (polisi sektor) di wilayah Anda. Anda kemudian akan diarahkan ke divisi pelaporan kehilangan barang, disini Anda diminta untuk menceritakan kronologis terakhir Anda melihat KTP Anda. Mintalah surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian. Pelaporan kehilangan ke polsek tidak dipungut biaya dan masa berlaku surat kehilangan sekitar 2 bulan dan pengurusannya dapat diwakilkan.
Siapkan berkas pendukung: Siapkan berkas-berkas pendukung syarat administrasi di kantor kelurahan maupun kantor kecamatan. Seperti, surat keterangan RT/RW, Fotokopi Kartu Keluarga dan pas foto, apabila Anda memiliki fotokopi KTP lama Anda lebih baik jika Anda membawanya juga. Ketika Anda datang ke kantor desa, Anda akan diberikan formulir permohonan yang harus diisi dan ditanda tangani.
Proses di kantor Kelurahan: Mintalah surat pengantar dengan kepentingan mengurus E-KTP yang hilang. kemudian Anda akan diberi formulir serta diminta melengkapi kelengkapan dokumen Anda. Yang kemudian formulir akan ditandatangani oleh pihak kelurahan yang selanjutnya akan Anda bawa ke Kantor Kecamatan.
Proses di kantor kecamatan: jangan lupa untuk fotokopi semua berkas yang dibutuhkan kemudian taruh berkas tersebut ke loket pendaftaran. Petugas kecamatan akan melakukan verifikasi dan validasi data penduduk. Setelah mengumpulkan berkas, Anda akan diberi tanda terima berkas permohonan yang juga terdapat tanggal kapan E-KTP Anda diambil. Pengambilan E-KTP tidak dapat diwakilkan.
Setelah itu Anda mendatangi Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) untuk mendapatkan surat keterangan yang tertera barcode-nya. Apabila KTP Anda belum E-KTP maka Anda perlu melakukan perekaman data (penganbilan foto secara digital, perekaman sidik jari, scan retina (iris) mata dan yang terakhir tanda tangan yang diambil secara digital) kurang lebih 15-20 menit. Prosesnya tidak lama dan tidak antri.
Setelah dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kemudian kembali lagi ke Kantor Kecamatan untuk mendaftar dibuatkan E-KTP pengganti.
Pengambilan E-KTP pengganti cukup mudah dan singkat. Untuk perbedaan waktu tergantung wilayah dan kantor dinas tempat Anda. Ada beberapa wilayah yang hanya butuh watu beberapa menit dan ada juga yang beberapa hari.
Biaya Pengurusan E-KTP yang hilang
Biaya pengurusan E-KTP adalah gratis alias tidak dipungut biaya. Namun, saat Anda meminta surat keterangan kehilangan dari kantor kepolisian, RT/RW, ataupun kecamatan memiliki kebijakan masing-masing. Karena terdapat di beberapa daerah meminta iuran seikhlasnya dari warga yang ingin mengurus E-KTP yang hilang ataupun yang lainnya.
Segera urus E-KTP Anda yang hilang
E-KTP merupakan dokumen penting yang berisikan tanda pengenal dan data diri. E-KTP dibutuhkan bahkan menjadi syarat utama dalam pengurusan beragam hal. Mengingat betapa pentingnya KTP, Sebaiknya, Anda jangan menunda pengurusan E-KTP yang hilang atau rusak.
Pengurusan KTP cukup mudah dan tidak ribet jika Anda sudah memenuhi persyaratan dan ketentuan administrasi. Sebaiknya Anda menyiapkan beragam dokumen pelengkap tersebut daripada Anda harus bolak-balik untuk mengurusnya. Apabila Anda belum paham tata cara dan ketentuan pengurusan E-KTP pengganti, Anda dapat bertanya kepada petugas kelurahan yang siap membantu Anda.
Bagi Anda yang masih belum memiliki E-KTP dan atau masih memiliki KTP lama, segera ganti KTP Anda dengan E-KTP. Pengurusan E-KTP sangat mudah dan memakan waktu yang singkat. Namun, pembuatan E-KTP tidak dapat diwakilkan.


SHARE THIS

Author:

Hanya seorang ibu rumah tangga yang belajar bisnis online melalui blog dari rumah ditemani oleh si kembar tiga.

0 comments: