10 Mei 2017

5 Cara Alami Menghilangkan Tahi Lalat Hidup Tanpa Bekas

Tahi lalat bisa bulat, oval, rata, maupun menonjol bisa muncul secara tunggal atau langsung banyak pada bagian tubuh manapun. Umumnya tahi lalat berwarna coklat, tapi juga bisa berwarna merah daging hingga kuning, biru tua, maupun kehitaman.

Meskipun kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya namun dalam kasus yang jarang terjadi tahi lalat bisa saja menjadi prekanker sehingga dibutuhkan operasi pengangkatan. Beberapa orang memilih menghilangkan tahi lalat jinak karena alasan kecantikan menggunakan operasi, laser, maupun secara alami.


Tinjauan Tahi Lalat Secara Medis


Tahi lalat adalah kelompok sel berpigmen yang tampak kecil, tampak seperti bercak di kulit, serta sangat bervariasi dalam ukuran dan warnanya, dalam istilah medis tahi lalat dikenal sebagai nevi.

Tahi lalat dapat berkembang di manapun di tubuh kita, termasuk kulit kepala, ketiak, bawah kuku maupun di antara jari tangan dan kaki, umumnya setiap orang orang memiliki 10 sampai 45 tahi lalat di tubuh.

Tahi lalat disebabkan oleh sel-sel di kulit yang disebut melanosit tumbuh dalam bentuk gumpalan. Normalnya melanosit didistribusikan ke seluruh kulit dan menghasilkan melanin, pigmen alami yang memberi warna pada kulit.

Tahi lalat umumnya muncul pada usia sekitar 20 tahun, pada awalnya mungkin hanya berupa bintik bintik kecil, warna dan bentuk tahi lalat biasanya tidak berubah namun perubahan kadar hormon yang terjadi pada saat pubertas atau kehamilan bisa membuat tahi lalat menjadi lebih besar dan lebih gelap. Tahi lalat baru juga bisa muncul selama periode tersebut.

Tahi lalat akan memudar selama selang waktu kurang lebih 50 tahun, beberapa tahi lalat hilang sama sekali, namun beberapa tahi lalat tetap ada.

how-to-remove-a-mole


Jenis Jenis Tahi Lalat


Tidak semua tahi lalat sama bentuk dan jenisnya. Tahi lalat dikategorikan oleh banyak faktor, termasuk kapan tahi lalat muncul, di mana tahi lalat berada, serta apakah tahilalat menunjukkan gejala khas atau atipikal. Artinya tahi lalat dapat berupa nevus junctional yang umum atau nevus kongenital atipikal.

jenis-jenis-tahi-lalat-hidup

Tahi Lalat Umum - Tahi lalat yang umum adalah yang biasanya berdiameter antara 5-6 mm, memiliki tepi yang berbeda, permukaan halus. dan berpigmentasi. Tahi lalat ini biasanya ditemukan pada kulit yang terpapar sinar matahari secara teratur dan memiliki potensi untuk berubah menjadi kanker kulit, namun ini jarang terjadi.

Tahi Lalat Tidak Biasa - Tahi lalat atipikal, atau nevi displastik, adalah tahi lalat yang menunjukkan gejala tidak teratur. tahi lalat jenis ini biasanya memiliki ujung yang samar-samar, warnanya bervariasi, lebih besar dari kebanyakan tahi lalat normal dan memiliki permukaan menonjol.

Meskipun nevi displastik memiliki banyak tanda pre-kanker, nevi displastik pada umumnya jinak. Namun, orang dengan banyak nevi displastik berisiko tinggi terkena kanker kulit. Semakin banyak orang tersebut mengalami displasia, semakin tinggi risikonya. Pemeriksaan diri secara teratur penting untuk mendeteksi perubahan jenis tahi lalat ini.

Jenis Tahi Lalat Menurut Waktu - terbagi dua yakni congenital (bawaan) dan acquired (baru muncul).

Juga dikenal sebagai nevi congenital, Tahi lalat bawaan adalah tahi lalat yang muncul sejak lahir. Tahi lalat ini disebabkan oleh sel melanosit di dermis (lapisan kulit tengah), epidermis (lapisan kulit luar), atau keduanya. Jenis tahi lalat ini memilik berbagai ukuran dan kadang-kadang disebut sebagai tanda lahir. Nevi congenital dapat berisiko berkembang menjadi melanoma di kemudian hari dan harus dipantau saat memasuki masa remaja dan dewasa.

Tahi lalat yang baru muncul adalah tahi lalat yang muncul selama masa kanak-kanak dan dewasa. Sebagian besar tahi lalat ini jinak dan tidak menimbulkan risiko, meski terkadang bisa berubah menjadi kanker seiring usia. Ini adalah jenis tahi lalat yang paling umum, dan biasanya disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berulang.

Tahi Lalat Berdasarkan Tempat - terbagi 3, yakni Junctional Melanocytic Nevi, Intradermal Nevi, Compound Nevi.

Junctional Melanocytic Nevi adalah tahi lalat yang terjadi dari akumulasi melanosit di mana dermis dan epidermis bertemu. Tahi lalat ini biasanya sedikit menonjol dan pigmentasinya gelap, meski warnanya bisa bervariasi dari coklat muda sampai coklat tua. Tahi lalat ini biasanya muncul pada masa kanak-kanak sampai awal masa dewasa, karena seiring bertambahnya usia, biasanya melanosit berpindah ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Intradermal Nevi adalah tahi lalat berwarna seperti kulit yang sering menyatu dengan kulit di sekitarnya. Pigmentasi mereka tidak setajam nevi melanositik junctional karena berada di dermis, atau lapisan tengah kulit. Tahi lalat ini biasanya berkembang pada masa kanak-kanak atau sepanjang masa dewasa dan sangat umum dan biasanya jinak.

Compound Nevi menunjukkan tanda-tanda nevi intradermal dan junctional, dengan sel melanosit yang terletak di dermis dan antara dermo-epidermis. Tahi lalat ini biasanya memiliki bagian tengah yang menonjol dengan daerah datar di sekitar tepinya.


Bahaya Menghilangkan Tahi Lalat


Risiko pengangkatan tahi lalat bervariasi, mulai dari infeksi hingga alergi anestesi langka dan kerusakan saraf, namun sangat jarang terjadi. Maka sebelum melakukan pengangkatan tahi lalat kita harus bijaksana dalam memilih dokter kulit atau ahli bedah, carilan informasi terkait keterampilan dan pengalaman dokter yang akan melakukan prosedur pengangkatan. Hal ini dapat meminimalisir risiko terkait prosedur pengangkatan tahi lalat

Resiko lainnya bervariasi tergantung pada area dimana dilakukannya pengangkatan tahi lalat. Salah satu kesulitan yang paling umum setelah menghilangkan tahi lalat adalah bekas luka. Banyak orang akan mencoba menghilangkan tahi lalat karena alasan kecantikan, tidak menyadari bahwa setiap pengangkatan akan menghasilkan bekas luka. Sering kali ahli bedah akan memberi gambaran tentang jenis bekas luka setelah pengangkatan tahi lalat sebelum kita membuat keputusan untuk menghilangkannya.

operasi-menghilangkan-tahi-lalat


Cara Menghilangkan Tahi Lalat Secara Alami


Tahi lalat bisa menjadi gangguan yang tidak sedap dipandang, serta adanya kemungkinan menimbulkan risiko kesehatan. Sebagian besar pengangkatan tahi lalat mencakup prosedur bedah dan laser untuk menghilangkan tahi lalat.

Bagi beberapa orang, metode ini tidak praktis; menggunakan cara alami lebih sesuai dengan kebutuhan. Dengan menggunakan beberapa produk rumah tangga, kita bisa menghilangkan tahi lalat secara alami tanpa melalui operasi.

Ada beberapa cara menghilangkan tahi lalat secara alami, bila salah satu metode tidak memberikan efek yang signifikan maka silahkan coba gunakan metode lain, berikut ini metode atau cara menghilangkan tahi lalat secara alami: 


Cara Menghilangkan Tahi Lalat #Pertama: Cuka Apel


Mengoleskan cuka sari buah apel asli ke tahi lalat setiap hari dapat membantu menghilangkannya dengan mengelupas tahi lalat dan membiarkannya lepas secara perlahan. Tekan bola kapas atau tisu yang direndam dengan cuka sari apel ke wajah Anda (atau area lainnya yang terdapat tahi lalat) dan biarkan cuka sari apel tetap ada di kulit semalaman. Setelahnya, Anda dapat mengoleskan minyak kelapa ke kulit di sekitar tahi lalat untuk menenangkan kulit.

menghilangkan-tahi-lalat-secara-alami


Cara Menghilangkan Tahi Lalat #Kedua: Nanas dan Garam


Asam sitrat alami dalam nanas membantu mengikis tahi lalat, sementara garam laut membantu mengangkat lapisan kulit kering untuk memunculkan kulit yang lebih halus dan jernih di bawah tahi lalat.

menghilangkan-tahilalat-dengan-nanas


Cara Menghilangkan Tahi Lalat #Ketiga: Buah Yang Rasanya Asam


Tahi lalat bisa diangkat dengan bantuan buah yang rasanya masam karena banyak mengandung asam sitrat, salah satunya adalah apel hijau, jeruk dan lemon. Sari buah ini bisa dioleskan di atas tahi lalat selama 1-2 minggu.

menghilangkan-tahi-lalat-dengan-buah-asam


Cara Menghilangkan Tahi Lalat #KeEmpat: Madu


Gunakan madu untuk menghilangkan tahi lalat pada kulit sensitif, caranya oleskan madu organik pada permukaan tahi lalat secara teratur, madu adalah cairan kaya manfaat dan tanpa efek samping, tidak membuat kulit iritasi.

menghilangkan-tahi-lalat-dengan-madu


Cara Menghilangkan Tahi Lalat #Kelima: Bawang Putih


Oleskan bawang putih yang sudah dihaluskan pada tahi lalat dan tutup dengan perban. Biarkan kering semalaman dan ulangi cara ini selama lima hari.

menghilangkan-tahi-lalat-dengan-bawang

Sebelum mencoba cara alami, penting untuk memeriksakan tahi lalat kita terlebih dahulu, apakah menunjukkan karakteristik abnormal seperti bentuk yang asimetris, warnanya, atau diameternya yang terlalu besar.

Jika tahi lalat menujukkan gejala perubahan bentuk atau warna tanpa sebab sebaiknya periksakan diri ke dokter kulit untuk menghindari kemungkinan kanker.

Demikian tips kecantikan wanita dari matakoin kali ini, semoga artikel cara menghilangkan tahi lalat secara alami bisa memberi solusi untuk kesehatan mom sist semuwa..., semoga berhasil


Last Update:

SHARE THIS

Author:

Hanya seorang ibu rumah tangga yang belajar bisnis online melalui blog dari rumah ditemani oleh si kembar tiga.

0 comments: